Terlepas dari definisi istilah mikro (jualan sayur di pasar
itu mikro kali ya?), small dan medium – tanggapan saya untuk artikel ini, saya
agak bingung kenapa artikel ini (dan penulisnya) tidak menyinggung sama sekali
tentang search engine.
Saya kesulitan mencari data penetrasi search engine
penetration rate di Filipina, ketemunya cuma search engine market share di
Filipina di mana Google mengusai sekitar 95% dibanding kompetitor lainnya.
Tetapi rasanya kok saya berasumsi penetrasi search engine adalah sebesar 80 –
95% di Filipina.
Pertanyaan berikutnya : apakah rakyat Filipina melakukan
search di Google seperti :
Buy flowers in Cebu City
Tips how to buy furniture
How to bath cat
Tips to buy house
Electricity tools price comparison brand X and Y
Jika jawabannya YA. Maka seharusnya website diperlukan untuk
mengcapture intention tersebut, baik itu browsing intention atau buying
intention.
Buy flowers in Cebu City –> Website Anda harus mengandung
keyword ini untuk bisa menangkap leads
Tips how to buy furniture –> Website Anda harus punya
konten tentang tips memilih furniture untuk menangkap leads ini
How to bath cat –> Jualan makanan kucing? Anda harus
punya konten seperti ini
Tips to buy house –> Anda mau nawarin property jualan
Anda ke orang yang melakukan pencarian keyword ini tidak ? kalau iya maka Anda
harus punya website
Electricity tools price comparison brand X and Y –>Sama
aja seperti yang di atas
Apalagi kalau jualan barang yang mahal dan tidak impulsif
seperti lemari, peralatan kantor (meja kantor, kursi kantor dll), rumah,
peralatan listrik, akan memiliki konversi yang sangat buruk di Facebook.
Artinya kalau jualan online hanya pakai Facebook saja …
yaa.. terusan2 cuma jualan barang impulsive (want – bukan need) saja yang
harganya tidak mahal seperti mug yang bisa self stirring gitu deh atau kaos
custom…
Pertanyaan berikutnya :
UKMnya butuh sustainable leads tidak ?
Sustainable leads artinya, dapat leads (calon customer)
terus terusan tanpa harus bayar iklan (baik itu ke Facebook ads atau Google).
Jika ya, maka jawabannya harus punya website. ROI terbesar
di channel online menurut berbagai survey ada di SEO. Baca :
https://buattokoonline.id/berbagai-macam-survey-berikut-ini-menunjukkan-effort-apa-yang-terpenting-bagi-digital-marketing-ukm/
jika Anda memiliki survey terbaru yang menunjukkan Facebook memberikan ROI
lebih besar mohon sampaikan ke saya, mungkin saja data saya sudah basi atau
belum update.
Memang benar, jualan di website itu lebih kompleks jauh
dibandingkan jualan di Facebook/social media, tapi menurut saya it’s worth it.
Semoga artikel singkat ini bisa membantu Anda lebih paham perbedaan
jualan online di Search Engine dan Social Media.
saya akan membagikan Tutorial bagaimana meriset






0 komentar:
Posting Komentar